(Vibiznews-Index) – Terjadi pergerakan harga saham yang fluktuatif di bursa Amerika yang berakhir Jumat dinihari WIB (19/06/2020), yang membuat indeks utama bursa Wall Street mixed. Hanya indeks Nasdaq dan indeks S&P 500 ditutup di zona hijau dan indeks Dow Jones melanjutkan tekanan sesi sebelumnya.
Indeks Nasdaq naik 32,52 poin atau 0,3 persen menjadi 9.943,05, indeks S&P 500 juga naik 1,85 poin atau 0,1 persen menjadi 3.115,34, sedangkan indeks Dow Jones merosot 39,51 poin atau 0,2 persen menjadi 26.080,10.
Berlanjutnya perdagangan berombak di Wall Street terjadi setelah investor mencerna beberapa rilis data ekonomi AS yang menunjukkan hasil yang beragam. Sebelum dimulainya perdagangan, Departemen Tenaga Kerja merilis laporan yang menunjukkan klaim pengangguran untuk pertama kalinya turun jauh lebih sedikit dari yang diperkirakan pada pekan yang berakhir 13 Juni. Klaim awal turun menjadi 1,508 juta, penurunan 58.000 dari level revisi pekan lalu di 1,566 juta.
Sementara itu, Federal Reserve Philadelphia merilis laporan terpisah yang menunjukkan ekspansi tak terduga dalam aktivitas manufaktur regional di bulan Juni. Indeks Philly Fed untuk aktivitas umum saat ini melonjak ke 27,5 positif pada Juni dari 43,1 negatif pada Mei, dengan pembacaan positif menunjukkan ekspansi aktivitas manufaktur regional.
Conference Board juga merilis laporan yang menunjukkan surveynya tentang indikator ekonomi utama yang rebound lebih dari yang diharapkan pada bulan Mei. Indeks ekonomi utamanya melonjak 2,8 persen pada Mei setelah jatuh 6,1 persen pada April dan 7,5 persen pada Maret. Ekonom memperkirakan indeks naik 1,7 persen.
Disisi lain, kekhawatiran yang berkepanjangan tentang gelombang kedua infeksi coronavirus juga membuat para investor hati-hati di tengah meningkatnya jumlah kasus di Beijing serta beberapa negara bagian AS.
Melihat pergerakan secara sektoral, terpantau hanya sebagian besar sektor utama yang menunjukkan pergerakan moderat, memberikan kontribusi terhadap kinerja yang lemah di Wall Street.
Saham minyak bergerak kuat dengan NYSE Arca Oil Index naik 1,4 persen, karena harga minyak mentah untuk pengiriman Juli melonjak $ 0,88 menjadi $ 38,84 per barel. Kekuatan yang signifikan juga terlihat di antara saham gas alam, yang tercermin dari kenaikan 1,4 persen NYSE Arca Natural Gas Index.
Saham perangkat lunak juga berubah dalam kinerja yang kuat, menghasilkan kenaikan 1,4 persen oleh Dow Jones A.S. Software Index. Sebaliknya saham emas alami pelemahan yang cukup besar pada hari itu, menyeret NYSE Arca Gold Bugs Index turun sebesar 1,7 persen.
Penurunan juga terjadi pada saham sektor real estat perumahan dan komersial dengan Indeks Sektor Perumahan Philadelphia dan Indeks Real Estat AS Dow Jones turun 1,2 persen.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



