Nikkei 3 Juli Lanjut Bullish, Namun Laju Sepekan Alami Koreksi

575
indeks nikkei
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Indeks) – Perdagangan saham akhir pekan bursa Jepang pada hari Jumat (3/7/2020) berakhir kuat melanjutkan bullish sesi sebelumnya. Indeks Nikkei berhasil ditutup menguat secara harian, namun sepanjang pekan ini alami pergerakan bearish hingga turun 1,11%.

Sentimen investor berlanjut optimis di sesi Asia setelah Amerika Serikat merilis data NFP melonjak 4,8 juta pada Juni, serta data PMI Caixin China General Services membukukan pertumbuhan terkuat sejak April 2010. Demikian juga dari data ekonomi Jepang menunjukkan peningkatan PMI komposit Bank Jepang Jibun Bank pada posisi   40,8 pada Juni 2020, sedikit lebih tinggi dari angka awal 37,9 dan data tertinggi sejak Februari.

Namun, pergerakan kuat harga saham terbatas oleh karena  Jepang mengkonfirmasi penghitungan harian tertinggi kasus COVID-19 dalam dua bulan di Tokyo yaitu bertambah 107 infeksi sementara Amerika Serikat menambahkan rekor 52300.

Indeks Nikkei ditutup menguat 160,52 poin atau 0,72% lebih tinggi ke 22306,42, sedangkan untuk indeks Topix naik 11,79 poin atau 0,77 persen pada 1.550,40. Namun untuk indeks Nikkei berjangka bulan September 2020 kini sedang bergerak negatif  dengan turun  20 poin atau 0,09% ke posisi 22.260.

Melihat pergerakan secara mingguan, indeks Nikkei spot ditutup bearish dengan melemah 1,11% dari posisi indeks pekan sebelumnya yang bullish tipis sebesar 0,18%. Nikkei mingguan retreat setelah 2 pekan berturut sebelumnya alami kenaikan moderat.

Melihat pergerakan secara sektoral,  saham-saham eksportir  masih menjadi penggerak utama kekuatan indeks Nikkei. Penguatan saham eksportir akhir pekan ini disupport oleh posisi pelemahan yen Jepang terhadap dolar AS. Saham-saham transportasi dan juga ekspedisi ikut memberikan support  seperti saham Yamato yang terus bergerak rally.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here