(Vibiznews – Forex) – Pair USDJPY akhiri sesi Amerika kembali bearish oleh pelemahan dolar AS di tengah melemahnya permintaan aset safe haven yang terlihat dari prestasi perdagangan saham Wall Street serta lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah AS hingga naik 7% lebih.
Dolar AS melemah terhadap banyak rival utamanya dan juga secara indeks setelah data ekonomi terbaru dari ADP prosesor penggajian menunjukkan perlambatan substansial dalam pertumbuhan pekerjaan sektor swasta di bulan Juli. Namun terdapat beberapa rilis data lainnya yang positif seperti penurunan defisit perdagangan dan data ISM non manufaktur PMI alami kenaikan secara tidak terduga.
Dari sisi fundamental Yen Jepang , sektor jasa di Jepang terus mengalami kontraksi pada bulan Juli, meskipun dengan laju yang lebih lambat seperti yang dilaporkan Bank Jibun data non manufaktur PMI turun 45,4.
Untuk pergerakan selanjutnya dari sisi laporan ekonomi di sesi Asia tidak terdapat rilis data kuat menggerakkan pasar, hanya perlu diperhatikan pada sesi Eropa terkait laporan kebijakan moneter dari BOE. Pada sesi Amerika terdapat rilis data unemployment claims yang dapat mempengaruhi sentimen pasar.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY bergerak bullish, awal sesi akan turun menuju posisi 105.35 dan jika tembus lanjut ke posisi S1 hingga S3. Namun jika terjadi koreksi berusaha mendaki ke posisi 105.70 dan jika tembus naik ke posisi R1 hingga R3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 106.42 | 106.14 | 105.86 | 105.60 | 105.32 | 105.04 | 104.76 |
| Buy Avg | 105.70 | Sell Avg | 105.28 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting


