(Vibiznews-Index) – Saham-saham Amerika yang diperdagangkan di Wall Street bergerak naik tajam hingga akhir sesi Kamis dinihari WIB (8/10/2020), dan membuat ketiga indeks utama naik mendekati 2%. Semua indeks ditutup pada zona hijau dan level tertinggi sejak awal September,
Indeks Dow Jones berakhir naik 530,70 poin atau 1,91 persen pada 28.303,46, indeks Nasdaq naik 210 poin atau 1,88 persen lebihh tinggi ke posisi 11.364,60 dan indeks S&P 500 naik 58,49 poin atau 1,74 persen menjadi 3.419,44. Saham-saham papan atas yang sebelumnya terpukul, bangkit kembali dan menopang kekuatan bursa Amerika.
Banyaknya investor beli saham terjadi setelah Presiden Trump mengindikasikan dia akan mendukung langkah-langkah stimulus kelompok setelah membatalkan negosiasi mengenai paket stimulus yang lebih luas. Sentimen ini terlihat setelah Trump mendesak Kongres AS menyetujui stimulus US$25 miliar untuk support penggajian maskapai penerbangan dan US$135 miliar untuk Program Perlindungan Gaji untuk Bisnis Kecil. Keduanya akan dibayar penuh dengan dana yang tidak terpakai dari Cares Act.
Lihat: Presiden Trump Desak Kongres AS Beri Stimulus Bisnis Penerbangan
Cuitan Trump tersebut melegakan investor yang sempat rugi banyak perdagangan sesi sebelumnya setelah beliau men-tweet bahwa dia akan mengakhiri negosiasi pada paket stimulus fiskal baru dan telah menginstruksikan negosiator pemerintahannya untuk menghentikan diskusi stimulus dengan Demokrat.
Saham-saham maskapai penerbangan yang melonjak tajam merespon berita ini seperti saham Boeing naik 3,49%, saham American Airlines naik 4,31%, saham Delta Airlines naik 3,54%, saham United Airlines naik 4,30%. Beberapa saham papan atas lainnya yang melonjak seperti saham Netflix naik 5,82%, saham Amazon naik 3,14%, saham Intel naik 2,61% dan saham Apple naik 1,78%.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



