Bursa Amerika Rebound Setelah Laporan Vaksin Covid-19 Oxford dan AstraZeneca

554
wall street pasar saham
Vibizmedia Photo

(Vibiznews-Index) – Bursa saham Amerika rebound pada perdagangan yang fluktuatif dan berakhrr beberapa saat lalu Jumat (20/11/2020) setelah selama 2 sesi berturut alami pelemahan. Ketiga indeks Wall Street ditutup naik ke zona hijau setelah sempat melemah pada pertengahan sesi, Nasdaq yang sarat dengan saham teknologi lebih unggul.

Indeks Nasdaq naik 103,11 poin atau 0,9 persen menjadi 11.904,71, sedangkan indeks Dow Jones naik tipis 44,81 poin atau 0,2 persen menjadi 29.483,23 dan indeks S&P 500 naik 14,08 poin atau 0,4 persen menjadi 3.581,87. Kuatnya Nasdaq dipicu oleh ekspektasi dilakukannya lockdown yang akan menguntungkan perusahaan teknologi, seperti yang terlihat sebelumnya dalam pandemi.

Lonjakan kasus virus korona baru-baru ini telah menyebabkan beberapa negara bagian memberlakukan pembatasan dan penguncian baru, yang berpotensi membuat orang Amerika sekali lagi mengandalkan teknologi saat mereka bekerja dari rumah. Data dari Universitas John Hopkins menunjukkan 170.161 kasus virus korona baru di AS pada hari Rabu, total harian tertinggi kedua, sementara kematian harian mencapai tertinggi baru 1.848.

Pergerakan kuat di Wall Street juga setelah Oxford dan AstraZeneca umumkan hasil uji  vaksin virus corona yang sedang dikembangkan, bahwa vaksin  memicu respons imun yang serupa di semua orang dewasa.

Sentimen positif juga datang dari  komentar dari Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer, D-N.Y., yang mengindikasikan Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell, R-Ken., telah setuju untuk melanjutkan negosiasi mengenai kenaikan stimulus baru.

Kemudian terjadi tekanan jual tambahan merespon laporan klaim pengangguran awal yang meningkat,  Departemen Tenaga Kerja mengatakan klaim pengangguran naik ke 742.000 dalam pekan yang berakhir 14 November, meningkat 31.000 dari level revisi minggu sebelumnya di 711.000.

Sementara itu, laporan terpisah dari National Association of Realtors mengatakan penjualan rumah yang ada melonjak 4,3 persen ke tingkat tahunan 6,85 juta pada Oktober setelah melonjak 9,9 persen ke tingkat 6,57 juta pada September. Setelah itu laporan  penjualan rumah eksisting mencapai level tertinggi sejak Februari 2006. Penjualan rumah eksisting naik 26,6 persen dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu.

Secara sektoral yang paling menguat yaitu sektor jasa minyak bergerak naik tajam hingga mendorong Indeks Jasa Minyak Philadelphia naik 3,4 persen, penutupan tertinggi dalam tiga bulan. Penguatan signifikan juga muncul di antara saham-saham maskapai penerbangan, yang tercermin dari kenaikan 1,8 persen  NYSE Arca Airline Index akhiri  sesi pada level penutupan terbaiknya dalam lebih dari delapan bulan.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here