Saham Wall Street Fluktuatif, S&P500 Bertahan di Posisi Rekor Tertinggi

761
wall street pasar saham
Vibizmedia Photo

(Vibiznews-Index) – Terjadi pergerakan fluktuatif pada perdagangan bursa saham Amerika yang berakhir hari Kamis (3/12/2020), dengan tekanan jual sangat signifikan awal sesi dan ketiga indeks utamanya ditutup mixed.  Hanya S&P 500 ditutup di wilayah positif dan masih di posisi rekor tertinggi,  Dow Jones juga naik ke zona positif, sedangkan Nasdaq masuk dalam zona merah.

Indeks Dow Jones  naik 59,87 poin atau 0,2 persen menjadi 29.883,79 dan indeks S&P 500 naik tipis 6,56 poin atau 0,2 persen ke rekor penutupan tertinggi baru 3.669,01.  Indeks Nasdaq turun tipis 5,74 poin atau 0,1 persen menjadi 12.349,37. Pelemahan awal di Wall Street terjadi oleh profit taking  di tengah kekhawatiran yang masih ada tentang dampak ekonomi dari lonjakan kasus harian virus corona baru-baru ini.

Sentimen negatif juga dipicu sebagai reaksi terhadap laporan dari prosesor penggajian ADP yang menunjukkan pekerjaan sektor swasta di AS meningkat kurang dari yang diharapkan di bulan November. Pekerjaan sektor swasta naik 307.000 pekerjaan pada November setelah naik 404.000 pekerjaan pada bulan Oktober, ekonom memperkirakan pekerjaan meningkat 410.000 pekerjaan.

Namun kemudian tekanan jual berkurang dengan tetap optimis tentang potensi vaksin virus corona. Dimana Inggris telah menyetujui  vaksin corona yang dikembangkan oleh Pfizer  dan BioNTech  yang  diharapkan akan diluncurkan minggu depan. Investor juga  optimis  anggota parlemen di Washington akan mencapai kesepakatan tentang UU stimulus fiskal baru setelah bipartisan mengeluarkan proposal baru.

Secara sektoral, saham yang bergerak kuat terpantau saham energi yang iuntungkan dari kenaikan harga minyak mentah.  NYSE Arca Oil Index melonjak 3 persen, Philadelphia Oil Service Index melonjak 2,7 persen dan NYSE Arca Natural Gas Index melonjak 2 persen.

Penguatan yang cukup besar juga terjadi pada saham maskapai penerbangan dengan kenaikan 2,2 persen  yang dicapai oleh NYSE Arca Airline Index. Indeks mengakhiri sesi pada level penutupan terbaiknya dalam sembilan bulan. Saham perbankan, perangkat keras komputer dan saham pialang juga bergerak kuat.

Namun terjadi pergerakan sebaliknya pada  saham perumahan dengan Indeks Sektor Perumahan Philadelphia jatuh 2,2 persen. Saham perangkat lunak juga menunjukkan pergerakan signifikan ke sisi negatifnya dengan Dow Jones U.S. Software Index turun 1,8 persen.

Saham Salesforce  membukukan kerugian besar  dengan anjlok 9% setelah perusahaan perangkat lunak berbasis cloud itu tersebut mengumumkan kesepakatan untuk mengakuisisi platform perpesanan Slack (WORK) senilai $ 27,7 miliar.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here