(Vibiznews-Forex) – Pair AUDUSD sesi Asia hari Senin (21/12/2020) yang dibuka anjlok cukup signifikan dari posisi rekor akhir pekan lalu, berusaha bergerak naik kembali di tengah bangkitnya sentimen perdagangan aset risiko dan kuatnya harga komoditas unggulan Australia.
Awal sesi AUDUSD anjlok ke posisi 0.7581 merespon pembatasan perjalanan pada penduduk pantai utara Sydney setelah terjadi lonjakan kasus harian covid-19 dengan jumlah 68 kasus. Selain itu juga tertekan oleh ketidakpastian atas kesepakatan perdagangan pasca-Brexit.
Namun masih ada harapan bangkitnya aussie setelah Kongres AS telah mengesahkan paket bantuan virus corona senilai $900 miliar setelah selama sebulan lebih hadapi tantangan yang mengangkat indeks berjangka bursa AS dan juga sebagian bursa saham Asia.
Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya bergerak kuat di pasar uang Asia untuk 2 sesi berturut. Dolar telah menguat sejak awal pekan oleh rilis data Conference Board menunjukkan indeks AS terkemuka. indikator ekonomi meningkat sedikit lebih dari yang diharapkan di bulan November. Selain itu sebagai safe haven diperkuat ketidakpastian atas kesepakatan perdagangan pasca-Brexit.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD bergerak kuat, pair yang dibuka pada 0.7586 bergerak naik kembali ke 0.7605 dan jika tembus akan mendaki ke R1 hingga R2. Namun jika pair bergerak sebaliknya akan turun menuju 0.7581, jika tembus akan meluncur ke posisi S2 hingga S3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 0.7684 | 0.7656 | 0.7638 | 0.7610 | 0.7593 | 0.7564 | 0.7547 |
| Buy Avg | 0.7617 | Sell Avg | 0.7580 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



