Bursa Jepang Cetak Rekor Tertinggi 3 Dekade, Ada Saham Farmasi Melonjak 16%

913

(Vibiznews – Indeks) – Akhirnya perdagangan bursa saham Jepang berhasil menembus posisi tertinggi 30 tahun pada hari Selasa (26/12/2020) dengan indeks Nikkei melaju melewati kisaran atas 27000. Indeks Nikkei melonjak hingga 2% lebih karena meningkatnya perdagangan aset  risiko  di tengah harapan bahwa stimulus AS yang telah lama ditunggu-tunggu akan disahkan, paket bantuannya diperluas.

House of Representatives atau DPR-nya Amerika Serikat melakukan voting pada hari Senin dengan suara 275-134, untuk memenuhi permintaan Presiden Trump pembayaran stimulus sebesar $2.000 kepada orang Amerika yang memenuhi syarat. Proses selanjutnya akan dilakukan voting ke Majelis Senat.

Indeks harian Nikkei ditutup melonjak 714,12 poin atau 2,66% menjadi 27.568,15, tertinggi sejak September 1990 dan penutupan terkuat sejak bulan Juni. Demikian  untuk indeks Topix  naik 1,74% menjadi 1.819,18, penutupan terbaik sejak Oktober 2018. Untuk indeks Nikkei berjangka bulan Maret 2021  bergerak positif dengan naik 790 poin atau 2,95%  ke posisi 27.570.

Secara sektoral hanya 2 dari 30 sub sektor yang melemah, selebihnya menguat signifikan ke zona hijau. Di antara persentase keuntungan tertinggi di Nikkei, saham farmasi Sumitomo Dainippon Pharma Co Ltd melonjak 16,24%, diikuti oleh saham IHI Corp dan Yokogawa Electric Corp, masing-masing naik 6,17% dan 5,11%.

 Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here