(Vibiznews-Index) – Indeks spot Nikkei perdagangan sebelumnya ditutup kehilangan 437,79 poin atau 1,53% lebih rendah ke posisi 28197,42, penurunan harian terendah sejak 31 Juli 2020. Demikian untuk indeks Topix turun 1,14% menjadi 1.838,85. Untuk indeks Nikkei berjangka bulan Maret 2021 bergerak turun 590 poin 2,06% menjadi 28050.
Bursa saham Jepang mengalami perdagangan terburuk dalam 6 bulan terakhir dan turun ke posisi terendah dalam 2 pekan yang dibebani oleh profit taking saham teknologi. Sentimen ditekan oleh laporan kasus covid-19 di Jepang yang terus meningkat sehingga Perdana Menteri Yoshihide Suga akan mempertimbangkan memperpanjang keadaan darurat di negeri tersebut.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Amerika di Wall Street rebound kuat merespon laporan ekonomi yang optimis. Namun harga minyak WTI melemah karena kekhawatiran atas permintaan bahan bakar karena lockdown di beberapa negara termasuk China.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Nikkei berjangka hari ini melemah. Dan awal sesi akan turun ke posisi 28070, jika tembus akan meluncur ke S1 hingga S2. Namun jika terkoreksi positif akan mendaki ke posisi 28474, jika tembus naik ke R1 hingga R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 29398 | 28961 | 28693 | 28261 | 27988 | 27556 | 27283 |
| Buy Avg | 28545 | Sell Avg | 28050 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



