Forex Eropa EURUSD 1 Februari: Tertekan Kontraksi Data Ritel Sales Jerman

582
eurusd
Vibizmedia Photo

(Vibiznews-Forex) – Di tengah perdagangan forex sesi Eropa hari Senin (1/2/2021) posisi euro dalam pair EURUSD bergerak bearish menembus support kuatnya setelah gain 2 sesi berturut sebelumnya, tertekan oleh posisi kekuatan safe haven dolar AS dan juga rilis data sektor ritel Jerman yang kontraksi.

Data penjualan ritel di Jerman merosot 9,6 persen bulan ke bulan pada Desember 2020, jauh lebih buruk dari perkiraan pasar yang turun 2,6 persen. Ini adalah penurunan pertama dalam 3 bulan karena penguncian COVID-19 kedua, yang menyebabkan sebagian penutupan ritel dimulai pada 16 Desember.

Namun terdapat rilis data ekonomi yang positif seperti data PMI manufaktur secara kawasan dan juga beberapa negara anggota. Data final maunfaktur PMI kawasan Euro meningkat ke 54,8 poin pada bulan Januari dari posisi 54,7 bulan sebelumnya.

Silahkan klik jika ingin join Telegram Vibiznews

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya sedang dollar bergerak kuat di pasar uang Eropa setelah melemah di sesi Asia; dollar ditopang sebagai safe haven di tengah investor mencermati gejolak pasar modal antara investor retail vs hedge fund besar sementara nilai program stimulus AS masih belum jelas.

Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair EURUSD melemah, pair kini berada di posisi 1.2098 dan tertekan terus mendekati support lemah di 1.2065 – 1.2030.  Namun jika menguat kembali,  pair akan naik menuju   posisi  1.2135 dan jika tembus mendaki ke resisten kuat di 1.2162-1.2195.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here