(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang awal pekan Senin sore ini (8/2), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir menguat, menambah gain sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa melandai setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS petang ini menguat 0,21% atau 30 poin ke level Rp 14.000 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.030.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 14.020, kemudian bergerak kuat ke Rp13.987, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 14.000. Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar agak flat di pasar uang Eropa setelah terkoreksi dalam; tertekan menguatnya ekspektasi bahwa stimulus AS segera digelontorkan setelah data tenaga kerja AS di bawah ekspektasi.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, petang hari WIB ini bergerak terbatas ke level 91,04, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 91,04.
Sementara itu, IHSG Senin di akhir sesi, terpantau menguat signifikan 57,137 poin (0,92%) ke level 6.208,866, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya menguat meneruskan positifnya Wall Street sembari pasar mencermati dampak peraturan anti monopoli China kepada raksasa teknologi (tech giants).
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Eropa terbatas. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp13.915 – Rp14.217.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting
Editor: Asido



