(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Jepang awal pekan pulih dari penurunan harian terbesar dalam hampir setahun yang terjadi pekan lalu, penutupan perdagangan hari Senin (1/3/2021) indeks Nikkei rebound. Indeks Nikkei beranjak naik dari posisi terendah 1 bulan perdagangan oleh support saham chip dan elektronik di tengah jeda kenaikan imbal hasil obligasi AS.
Lebih lanjut meningkatkan sentimen, keadaan darurat COVID-19 Jepang dicabut di enam prefektur di luar wilayah Tokyo pada hari Senin di tengah tanda-tanda perbaikan dalam situasi infeksi. Kemudian data PMI Manufaktur au Jibun Bank Jepang naik lebih tinggi menjadi 51,4 pada bulan Februari, bulan pertama ekspansi aktivitas pabrik sejak April 2019 dan tercepat sejak Desember 2018.

Indeks harian Nikkei ditutup naik 697,49 poin atau 2,41% menjadi 29.663,5. Demikian untuk indeks Topix melonjak 2,04% menjadi 1.894,94, kenaikan terbesar sejak 11 Agustus 2020. Demikian untuk indeks Nikkei berjangka bulan Maret 2021 bergerak kuat 330 poin atau 1,13% menjadi 29580.
Dukungan saham chip dan elektronik terlihat dari lonjakan saham chipamker seperti saham Tokyo Electron naik 2,09%, saham Advantest bertambah 4,23% dan Screen Holdings melonjak 3,49%. Indeks kelas berat SoftBank Group, naik 5,46%, merupakan kontributor terbesar penguatan Nikkei, diikuti oleh saham operator toko pakaian Uniqlo, Fast Retailing, yang melonjak 2,71%.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



