(Vibiznews-Index) – Indeks Hang Seng perdagangan sebelumnya ditutup naik 784.56 poin atau 2,7% lebih kuat pada 29.880,42. Demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir naik 2,7% menjadi 11.666,24. Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Maret 2021 bergerak negatif dengan turun 325 poin atau 1,11% ke posisi 28929.
Sentimen investor terangkat oleh optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi di China melebihi kekhawatiran investor atas terjadinya inflasi. Investor abaikan komentar hawkish dari Ketua regulator perbankan China sebelumnya dan dan data aktivitas sektor jasa China. Survei Caixin yang menunjukkan aktivitas sektor jasa China tumbuh pada laju paling lambat dalam 10 bulan di bulan Februari.

Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street kembali berada di zona merahnya dengan Nasdaq turun tajam. Namun harga minyak mentah berjangka WTI melonjak 3% setelah EIA melaporkan rekor persediaan minyak mentah AS, menambah kekhawatiran kelebihan pasokan dan meningkatkan ekspektasi bahwa OPEC+ akan menghentikan pemotongan produksi dari Maret hingga April.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center, indeks Hang Seng berjangka akan melemah. Dan awal sesi akan akan naik ke posisi 29730, jika tembus akan lanjut ke R1 hingga R2. Namun jika bergerak sebaliknya akan turun ke posisi 29200, dan jika tembus akan lanjut ke S1 hingga S3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 30960 | 30378 | 30030 | 29448 | 29101 | 28518 | 28170 |
| Buy Avg | 29765 | Sell Avg | 29170 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



