(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Hong Kong semakin terpukul pada perdagangan hari Jumat (5/3/2021) dengan indeks Hang Seng anjlok ke posisi terendah 1 bulan lebih. Sentimen investor dikhawatirkan oleh kenaikan lanjutan imbal hasil obligasi AS serta perombakan sistem pemilu Hong Kong. Untuk pergerakan mingguan, Hang Seng pekan ini berhasil rebound moderat setelah pekan sebelumnya anjlok parah.
Pemerintah China daratan merombak sistem pemilu Hong Kong pada hari Jumat dalam pukulan lebih lanjut bagi demokrasi di kota tersebut dan menetapkan target pertumbuhan ekonomi konservatif untuk tahun ini saat sesi tahunan parlemen dimulai.

Indeks harian Hang Seng ditutup turun 138,50 poin atau 0,47% menjadi 29.098,29, terendah sejak 1 Februari. Demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir turun 0,29% menjadi 11.292,22. Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Maret 2021 bergerak negatif dengan turun 186 poin atau 0,64% ke posisi 28892.
Secara sektoral bergerak mixed, dimana pelemahan sektor dipimpin oleh sektor manufaktur dan healthcare dengan anjlok 4,29% dan 2,79% masing-masing. Penguatan saham dipimpin oleh sektor telekomunication dan energi dengan penguatan 2,41% dan 0.95% masing-masing.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



