(Vibiznews-Index) – Indeks spot Nikkei akhir pekan lalu ditutup turun 65,79 poin atau 0,23% ke posisi 28864,32, terendah sejak 5 Februri. Demikian untuk indeks Topix turun 0,61% lebih rendah pada 1.896,18. Demikian untuk indeks Nikkei berjangka bulan Maret 2021 bergerak turun 220 poin atau 0,72% menjadi 28760.
Indeks Nikkei tertekan ke terendah sebulan karena kenaikan imbal hasil obligasi AS yang memukul sentimen investor. Sepanjang minggu Nikkei kembali cetak pelemahan untuk 2 pekan berturut dengan turun 1,06%.

Sebagai penggerak pasar hari ini: paket stimulus fiskal senilai $1,9 triliun sudah disahkan Senat AS hari Sabtu lalu, kemudian bursa saham Wall Street akhir pekan lalu ditutup hijau merespon data ketenagakerjaan AS yang optimis dalam data NFP. Demikian harga minyak mentah mencapai level tertinggi dalam lebih dari setahun, karena OPEC dan sekutunya setuju untuk tidak meningkatkan pasokan pada bulan April karena mereka menunggu pemulihan permintaan yang lebih substansial.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Nikkei berjangka hari ini menguat. Dan awal sesi akan mendaki menuju R1, jika tembus naik ke R2 hingga R3. Namun jika terkoreksi kembali akan turun ke 28880 dan jika tembus meluncur ke S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 30367 | 29778 | 29473 | 28884 | 28579 | 27990 | 27685 |
| Buy Avg | 29480 | Sell Avg | 28710 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



