Forex Eropa USDJPY 22 Maret: Yen Bergerak Kuat Sebagai Safe Haven

396

(Vibiznews-Forex) – Pair USDJPY perdagangan sesi Eropa hari Senin (22/3/2021)  semakin terkoreksi di area support hariannya setelah sempat rebound mendekati resisten kuat pada sesi Asia. Pair tertekan bersamaan dengan anjloknya perdagangan aset risiko yang terlihat di bursa saham kawasan Asia dan Eropa dan juga koreksi dolar dari posisi tertinggi 2 pekan.

Perdagangan aset risiko tertekan oleh kekhawatiran lockdown yang berkepanjangan di beberapa negara Eropa yang mengurangi harapan pemulihan ekonomi global, juga dibebani oleh anjloknya mata uang lira Turki hingga 15%  menyusul keputusan  Presiden Tayyip Erdogan untuk menggulingkan gubernur bank sentral.

Kekuatan dolar sebagai safe haven tertekan oleh posisi penurunan yield obligasi AS, dimana indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya sedang  bergerak bearish  di pasar uang Eropa setelah berada di posisi tinggi 2 pekan pada sesi Asia.  

Silahkan klik jika ingin join Telegram Vibiznews

Safe haven yen Jepang mendapat kekuatan  setelah BoJ secara eksplisit mengatakan pada hari Jumat bahwa akan memungkinkan suku bunga jangka panjang berfluktuasi dalam kisaran yang lebih luas. Bank juga menghapus target tahunan 6 triliun yen ($55 miliar) untuk membeli dana yang diperdagangkan di bursa sambil menjaga imbal hasil tetap rendah secara stabil  karena kerusakan  ekonomi akibat pandemi.

Sementara itu pemerintah Jepang hari ini diberitakan telah mencabut sepenuhnya status keadaan darurat di Tokyo dan provinsi sekitarnya, setelah sempat memperpanjangnya dua kali karena kewaspadaan bangkitnya kasus baru untuk varian yang baru.

Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY  akan melemah, dan kini pair berada di posisi 108.64 yang sedang  meluncur mendekati support kuatnya di 108.60 -108.28. Namun jika terjadi pergerakan sebaliknya, pair naik kembali ke posisi 108.94 sebelum mencapai posisi resisten lemahnya di 109.15 – 109.46.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here