Imbal Hasil Treasury AS Mundur dari Tertinggi 14 Bulan

453

(Vibiznews – Bonds) Imbal hasil Treasury AS mundur pada Senin, karena penurunan dramatis dalam lira Turki memicu kekhawatiran krisis mata uang baru.

Sekitar pukul 11:00 ET, imbal hasil obligasi Treasury 10-tahun lebih rendah menjadi 1,693%, sedangkan imbal hasil obligasi Treasury 30-tahun turun menjadi 2,396%. Hasil bergerak berbanding terbalik dengan harga.

Imbal hasil 10-tahun mencapai 1,7% akhir pekan lalu, tertinggi 14-bulan, sedangkan imbal hasil 30-tahun sempat melonjak di atas 2,5%. Kenaikan tajam dalam imbal hasil menyusul komentar dari Federal Reserve dan Ketuanya Jerome Powell, menunjukkan bahwa bank sentral akan membiarkan inflasi berjalan lebih tinggi. Imbal Hasil 10 tahun memulai tahun ini di bawah 1%.

Langkah terbaru datang tak lama setelah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tiba-tiba menggantikan kepala bank sentral negara itu, mengirimkan gelombang kejutan ke seluruh pasar keuangan.

Pengunduran diri mendadak Naci Agbal sebagai gubernur bank sentral Turki pada Sabtu pagi mengirim lira jatuh ke posisi terendah yang terakhir terlihat pada November. Dolar AS terakhir terlihat diperdagangkan naik 10% terhadap lira Turki di 7,9317.

Berita tersebut diperkirakan akan berdampak pada pasar negara berkembang lainnya yang terpapar lira.

Pembicara dari bank sentral AS diperkirakan akan mengomentari prospek ekonomi AS pada hari Senin. Ketua Powell akan menyampaikan sambutan di acara virtual Bank of International Settlements Innovation Summit pukul 9 pagi ET.

Presiden Fed Richmond Thomas Barkin, Presiden Fed San Francisco Mary Daly, Wakil Ketua Fed Randal Quarles dan Gubernur Fed Michelle Bowman juga diharapkan untuk berpartisipasi dalam acara terpisah sepanjang sesi perdagangan.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here