(Vibiznews – Forex) – Pair USDJPY pada sesi Asia Senin (29/3/2021) bergerak kuat masuki area resisten hariannya oleh berlanjutnya kekuatan perdagangan aset risiko dan kenaikan posisi yield treasury AS ke tertinggi 14-bulan. Yen Jepang berada di posisi terendah 9 bulan setelah tertekan perdagangan pekan lalu oleh rencana BOJ yang setuju untuk melonggarkan kebijakannya tanpa ragu-ragu jika diperlukan dengan memperhatikan dampak pandemi pada ekonomi.
Sentimen perdagangan aset risiko sedang menguat setelah rally bursa saham Wall Street AS pekan lalu, yang di-support oleh rencana penggandaan vaksinasi dan paket pengeluaran infrastruktur senilai US$3 triliun di AS.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya sedang bergerak positif di pasar uang Asia mendekati posisi tertinggi 4 bulan. Dolar AS mendapat kekuatan dari ekspektasi pemulihan ekonomi AS yang diperkirakan akan memberikan pertumbuhan ekonomi tercepat sejak 1984 yang mendorong kenaikan yield obligasi AS.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY bergerak retreat, pair yang berada di posisi 109.79 sedang mendaki ke posisi R1 dan juga R2. Namun jika berbalik arah, pair akan turun menuju pivot sebelum meluncur ke S1 dan juga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 110.68 | 110.26 | 109.96 | 109.54 | 109.25 | 108.82 | 108.53 |
| Buy Avg | 109.88 | Sell Avg | 109.33 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



