(Vibiznews-Index) – Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) perdagangan sebelumnya ditutup turun 8,58 poin atau 0,28% menjadi 3.064,77. Demikian untuk indeks Kospi200 melemah 1,57 poin atau 0,38% ke posisi 415.04, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 420.18 dan sempat turun ke posisi terendah di 415.04.
Kospi tertekan oleh kenaikan berkelanjutan dalam imbal hasil obligasi jangka panjang AS dan juga ketidakpastian atas dampak dari panggilan margin yang menjatuhkan perusahaan hedge fund Archegos Capital yang berbasis di New York. Imbal hasil obligasi lokal 10-tahun turun menjadi 2,023% sementara suku bunga 10-tahun AS mencapai tertinggi baru 14-bulan di 1,726%.

Sebagai penggerak pasar hari ini yaitu bursa saham Wall Street semalam berakhir mixed dengan hanya indeks Dow Jones yang masih melemah, diuntungkan oleh aksi window dressing pada akhir kuartal pertama tahun ini. Untuk harga minyak mentah ditutup melemah menjelang pertemuan OPEC+ di mana produsen utama kemungkinan akan memperpanjang pemotongan produksi saat ini dan kekhawatiran perpanjangan lockdown di Eropa serta peningkatan kasus COVID-19 di India dan Brasil.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Kospi200 menguat, awal sesi akan naik menuju posisi 418,87 dan jika tembus akan lanjut ke R1 hingga R2. Namun jika bergerak sebaliknya, indeks turun ke posisi 413.60 dan jika tembus turun ke posisi S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 423.60 | 421.90 | 418.46 | 416.75 | 413.32 | 411.61 | 408.18 |
| Buy Avg | 419.77 | Sell Avg | 413.35 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



