(Vibiznews – Forex) – Pair AUDUSD pada sesi Asia Jumat (2/4/2021) melaju kuat mendekati resisten kuat hariannya yang memperpanjang posisi bullish sesi sebelumnya. Selain oleh koreksi dolar AS, pair juga diperkuat oleh sentimen perdagangan aset risiko serta pergerakan kuat harga komoditas.
Sebagai kurs komoditas, aussie mendapat kekuatan dari kenaikan harga komoditas seperti minyak mentah dan logam mulia. Juga ditopang oleh posisi kuat harga komoditas unggulan lokal seperti tembaga dan bijih besi yang bergerak moderat. Harga logam di pasar komoditas berjangka naik merespon pelemahan dolar AS.
Sebelumnya posisi aussie mendapat tenaga tambahan dari data indeks Kinerja Manufaktur Australia menurut survey AIG yang meningkat menjadi 59,9 pada Maret 2021 dari 58,8 pada bulan sebelumnya, naik untuk bulan keenam berturut-turut dan data tertinggi sejak Maret 2018.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya dibuka pada posisi terendah sepekan dan kini bergerak terbatas di pasar uang Asia setelah tertekan 2 sesi berturut. Dolar tertekan oleh turunnya posisi yield obligasi AS ke posisi 1,68% dan hati-hati jelang rilis data NFP bulan Maret malam ini.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD menguat, pair yang kini berada pada posisi 0.7627 dan sedang naik mendekati R1 dan juga R2. Namun jika terkoreksi, pair akan meluncur ke posisi pivot sebelum turun ke S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 0.7734 | 0.7677 | 0.7646 | 0.7588 | 0.7536 | 0.7500 | 0.7470 |
| Buy Avg | 0.7638 | Sell Avg | 0.7550 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



