(Vibiznews-Index) – Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) perdagangan akhir pekan lalu ditutup naik 25,4 poin atau 0,82 persen pada 3.112,8, tertinggi sejak 17 Februari. Demikian untuk indeks Kospi200 menguat 4,32 poin atau 1,03% ke posisi 423.74, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 425.13 dan sempat turun ke posisi terendah di 422.02.
Kekuatan saham Kospi di-support oleh pembelian investor asing dan juga institusional yang cukup banyak di tengah harapan untuk proyek infrastruktur besar-besaran di Amerika Serikat. Sentimen positif bertambah merespon tingkat inflasi tahunan Korea Selatan naik ke level tertinggi 14-bulan di 1,5% di bulan Maret.

Sebagai penggerak pasar hari ini yaitu bursa saham Wall Street akhir pekan lalu AS naik dengan Dow Jones dan S&P 500 mencapai rekor barunya, setelah data non-farm payrolls mengalahkan perkiraan di 916 ribu, pertumbuhan pekerjaan terkuat dalam 7 bulan. Untuk harga minyak mentah berjangka WTI ditutup naik lebih dari 3% menjadi di atas $61 per barel setelah OPEC + telah mencapai kesepakatan untuk secara bertahap mengurangi pengurangan produksi mulai Mei.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Kospi200 retreat, awal sesi akan naik menuju posisi 425,17 dan jika tembus akan lanjut ke R2 hingga R3. Namun jika bergerak sebaliknya, indeks turun ke posisi pivot dan jika tembus lanjut ke posisi S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 428.35 | 426.74 | 425.25 | 423.63 | 422.13 | 420.52 | 419.02 |
| Buy Avg | 422.57 | Sell Avg | 422.05 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



