Sepi Peminat, Lelang Sukuk Hari Ini, Penawaran Masuk Hanya Rp 14,56 Triliun

532

(Vibiznews – Bonds & Mutual Fund) – Lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pada hari ini (6/4) tampaknya kurang peminat. Hal ini terlihat dari jumlah penawaran yang masuk untuk lelang sukuk kali ini. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, total penawaran yang masuk pada lelang sukuk kali ini hanya Rp 14,56 triliun,

Jumlah ini turun dibandingkan lelang SBSN yang digelar sebelumnya, yakni pada Selasa (23/3), saat itu, jumlah penawaran yang masuk masih mencapai Rp 17,16 triliun. Dari total penawaran yang masuk, pemerintah hanya menyerap Rp 7,35 triliun, di bawah target indikatif yang ditetapkan pemerintah, yaitu Rp 10 Triliun.

Rencananya, pemerintah akan kembali menggelar lelang greenshoe option yang dilakukan pada Rabu (7/4).

Dalam lelang SBSN kali ini, seri PBS027 yang akan jatuh tempo pada 15 Mei 2023 menjadi seri yang paling banyak diburu investor dengan jumlah penawaran masuk hingga Rp 3,26 triliun.

Seri tersebut sekaligus jadi yang paling banyak dimenangkan dalam lelang kali ini. Di mana, nominal yang diserap pemerintah mencapai Rp 2,9 triliun, dengan yield rata-rata yang dimenangkan sebesar 4,91%.

Berikut besaran rincian serapan masing-masing seri sekaligus besaran yield rata-rata tertimbangnya:
1. Seri SPN-S 07102021 yang jatuh tempo pada 7 Oktober 2021. Seri ini mendapatkan nilai penawaran Rp 2,1 triliun. Pemerintah menyerap sebanyak Rp 2,05 triliun dengan yield rata-rata yang dimenangkan 3,2%.
2. Seri PBS027 yang jatuh tempo pada 15 Mei 2023. Seri ini mendapatkan nilai penawaran Rp 3,26 triliun. Pemerintah menyerap sebanyak Rp 2,9 triliun dengan yield rata-rata yang dimenangkan 4,91%.
3. Seri PBS017 yang jatuh tempo pada 15 Oktober 2025. Seri ini mendapatkan nilai penawaran Rp 1,43 triliun. Pemerintah menyerap sebanyak Rp 900 miliar dengan yield rata-rata yang dimenangkan 5,77%.
4. Seri PBS029 yang jatuh tempo pada 15 Maret 2034. Seri ini mendapatkan nilai penawaran Rp 3,05 triliun. Pemerintah menyerap sebanyak Rp 1,4 triliun dengan yield rata-rata yang dimenangkan 6,65%.
5. Seri PBS004 yang jatuh tempo pada 15 Februari 2037. Seri ini mendapatkan nilai penawaran Rp 2,61 triliun. Pemerintah menyerap sebanyak Rp 35 miliar dengan yield rata-rata yang dimenangkan 6,69%.
6. Seri PBS028 yang jatuh tempo pada 15 Oktober 2046. Seri ini mendapatkan nilai penawaran Rp 2,12 triliun. Pemerintah menyerap sebanyak Rp 60 miliar dengan yield rata-rata yang dimenangkan 7,19%.

 

Belinda Kosasih/ Partner of Banking Business Services/Vibiz Consulting
Editor : Asido Situmorang

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here