(Vibiznews-Forex) – Di tengah perdagangan forex sesi Eropa hari Selasa (6/4/2021) posisi euro dalam pair EURUSD terkoreksi dari posisi tertinggi 2 pekan yang dicapai pada sesi Asia, namun masih di area resistennya. Pair terdesak oleh kekuatan rebound dolar AS dan juga data pengangguran yang meningkat.
Tingkat pengangguran Eurozone berada di posisi 8,3 persen pada bulan Februari 2021, naik melebihi ekspektasi pasar 8,1 persen dan naik dari 7,3 persen tahun sebelumnya. Jumlah pengangguran meningkat 48 ribu dari bulan sebelumnya menjadi 13,571 juta.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya sedang menanjak perlahan di pasar uang Eropa setelah terkoreksi; berada di sekitar 2 minggu terendahnya oleh turunnya yields obligasi Pemerintah AS sekalipun data mengindikasikan pemulihan ekonomi di AS.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair EURUSD melemah, pair kini berada di posisi 1.1805 yang sedang meluncur ke posisi pivot harian di 1.1789 dan jika tembus meluncur ke support kuatnya di 1.1760 – 1.1720. Namun jika menguat kembali, pair mendaki kembali ke posisi 1.1821 sebelum naik ke resisten kuat di 1.1845 – 1.1880.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



