(Vibiznews – Forex) – Pair AUDUSD pada sesi Asia Kamis (8/4/2021) berusaha rebound setelah dibuka lebih rendah dari sesi sebelumnya di area support, merespon pergerakan dolar AS yang masih terbatas. Aussie mendapat tenaga merespon kebijakan RBA yang tidak mengubah suku bunga dan siap untuk membeli obligasi lebih lanjut untuk membantu menurunkan tingkat pengangguran dan memacu pertumbuhan upah.
Sentimen positif juga datang dari laporan ekonomi sebelumnya untuk indeks Kinerja Konstruksi Kelompok Industri Australia melonjak ke posisi rekor tertinggi 61,8 pada bulan Maret. Namun tekanan datang dari pasar komoditas untuk harga komoditas unggulan seperti tembaga dan bijih besi yang anjlok serta pergerakan harga minyak mentah yang lemah.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya dibuka lebih kuat di pasar uang Asia setelah rebound pada sesi sebelumnya. Dolar AS mendapat kekuatan dari meningkatnya yield obligasi AS 10 tahun dari posisi terendah 2 pekan sesi sebelumnya.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD menguat, pair yang kini berada pada posisi 0.7615 dan sedang naik mendekati posisi pivot sebelum kemudian lanjut ke R1 dan juga R2. Namun jika terkoreksi, pair akan turun kembali ke posisi 0.7605 sebelum turun ke S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 0.7735 | 0.7706 | 0.7658 | 0.7639 | 0.7580 | 0.7553 | 0.7506 |
| Buy Avg | 0.7638 | Sell Avg | 0.7592 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



