(Vibiznews – Indeks) – Kenaikan saham teknologi dan sektor keuangan ternama yang cukup signifikan memberikan keuntungan bagi perdagangan bursa Amerika yang berakhir Jumat dinihari WIB (9/4/2021). Semua indeks utama ditutup kuat dengan indeks S&P500 memperpanjang posisi rekor barunya dan Nasdaq naik ke posisi tertinggi 8 pekan.
Indeks Nasdaq melonjak 140,47 poin atau 1 persen menjadi 13.829,31, indeks S&P 500 naik 17,22 poin atau 0,4 persen menjadi 4.097,17 dan indeks Dow naik tipis 57,31 poin atau 0,2 persen menjadi 33.503,57. Gain yang lebih kuat dari Nasdaq di-support oleh kenaikan saham teknologi besar seperti Tesla, Apple, Alphabet dan Microsoft. S&P500 di-support saham keuangan besar seperti Visa, Mastercard, Goldman Sachs, JP Morgan Chase dan Wells Fargo.
Kekuatan saham teknologi dan keuangan sejak awal sesi masih menerima kekuatan dari risalah pertemuan Federal Reserve hari sebelumnya, kemudian bertambah naik merespon pernyataan Ketua Federal Reserve Jerome Powell di acara Seminar IMF secara virtual. Dalam pidatonya, Powell mengecilkan risiko inflasi dimana akan ada kenaikan harga tetapi bersifat sementara dan The Fed baru akan bertindak jika inflasi naik secara terus menerus.
Kemudian saham di Wall Street dibebani oleh laporan Departemen Tenaga Kerja AS yang menunjukkan klaim pertama kali untuk tunjangan pengangguran secara tak terduga meningkat pada pekan yang berakhir pada 3 April. Klaim naik tipis ke 744.000, meningkat 16.000 dari posisi minggu sebelumnya di 728.000.

Secara sektoral, saham emas menunjukkan pergerakan signifikan hingga mendorong NYSE Arca Gold Bugs Index naik 2,4 persen ke level penutupan terbaiknya dalam hampir dua bulan. Kemudian saham perangkat lunak dengan kenaikan 1,7 persen Dow Jones U.S. Software Index di posisi penutupan terbaiknya dalam lebih dari sebulan.
Saham jaringan juga menunjukkan pergerakan yang kuat hingga mendorong NYSE Arca Networking Index naik 1,5 persen. Namun pergerakan sebaliknya terjadi pada saham energi karena anjloknya harga minyak, hingga membuat NYSE Arca Natural Gas Index turun 1,5 persen, NYSE Arca Oil Index turun 1,4 persen dan Philadelphia Oil Service turun 1,2 persen.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



