Bursa Wall Street Mixed Merespon Kenaikan Inflasi AS, S&P500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

554
wall street nasdaq

(Vibiznews – Indeks) –  Terjadi lonjakan harga saham teknologi pada perdagangan bursa  Amerika hingga membuat 2 indeks utama Wall Street cetak rekor penutupan tertinggi yaitu S&P500 dan Nasdaq. Hanya Dow Jones yang memperpanjang pelemahannya pada perdagangan yang berakhir Rabu dinihari WIB (14/4/2021).

Indeks Dow Jones berakhir turun 170,72 atau 0,51 persen menjadi 33.574,68. Indeks S&P 500 naik 3,03 poin atau 0,07 persen menjadi 4.131,06, sedangkan indeks Nasdaq menguat 81,82 poin atau 0,59 persen pada 13.931,82. Kekuatan S&P500 dan Nasdaq mendapat sentimen positif dari laporan lonjakan inflasi AS, tekanan bagi Dow Jones datang dari laporan US FDA.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan tingkat inflasi tahunan  melonjak menjadi 2,6 persen pada Maret, dari 1,7 persen pada Februari. Sedikit lebih rendah dari proyeksi kenaikan inflasi di 2,7 persen. Secara bulanan indeks harga konsumen naik ke 0,6% pada bulan Maret dari 0,4% bulan sebelumnya, merupakan data yang terbesar  sejak 2012, yang  sebagian besar disebabkan oleh kenaikan harga bensin.

US FDA mengumumkan bahwa mereka merekomendasikan jeda dalam penggunaan vaksin Covid-19 J&J menyusul kasus pembekuan darah sebanyak 6 kasus. FDA menemukan  enam kasus yang dilaporkan terjadi pembekuan darah yang langka dan parah setelah menerima vaksin J&J.

Silahkan klik jika ingin join Telegram Vibiznews

Karenanya saham Johnson & Johnson turun ke level terendah $156,53 sebelum mendapatkan kembali kekuatannya,  saham turun sekitar 2,2%. Sementara itu saingannya, saham Moderna Inc. menguat signifikan di wilayah positif, naik lebih dari 6 persen.

Saham Tesla Inc memperpanjang lonjakan sebelumnya dengan naik 8,6%, setelah sesi sebelumnya naik 4%.  Saham teknologi ternama yang juga melonjak tinggi dan support Nasdaq seperti saham  Nvidia melonjak 3,6%, saham Zoom melonjak 6% dan saham Apple melonjak 2,5%.

Saham maskapai penerbangan sebagian besar lebih rendah seperti saham American Airlines dan United Airlines masing-masing turun lebih dari 5 persen dan 3,3 persen, sebelum mengurangi beberapa kerugian.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here