(Vibiznews – Forex) – Pair AUDUSD pada sesi Asia Rabu (14/4/2021) melaju mendekati posisi resisten kuat hariannya setelah gain selama 2 sesi berturut, menguat oleh posisi pelemahan dolar AS. Pair juga mendapat tenaga dari pergerakan kuat harga di pasar komoditas dan laporan ekonomi yang optimis.
Survei Bisnis Bulanan NAB untuk Maret kemarin menunjukkan bahwa kondisi bisnis naik ke rekor tertinggi 25 indeks poin, rebound dengan cepat menyusul kondisi penurunan mendekati rekor di awal tahun 2020. Sementara itu, aktivitas terus meningkat pada tingkat yang sangat sehat.
Posisi imbal hasil lokal 10-tahun turun dan berada di 1,70% sementara itu untuk yield obligasi 10-tahun AS turun mendekati posisi terendah 3-minggu di 1,616%. Yield obligasi AS tertekan oleh laporan US FDA bahwa mereka merekomendasikan jeda dalam penggunaan vaksin Covid-19 J&J menyusul kasus pembekuan darah sebanyak 6 kasus.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya bergerak lemah di pasar uang Asia setelah terkoreksi ke posisi terendah 3 pekan pada sesi sebelumnya. Dolar AS mendapat tekanan dari anjloknya yield obligasi AS 10 tahun ke posisi 1,61% dan kuatnya perdagangan aset risiko.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD menguat, pair yang kini berada pada posisi 0.7650 bergerak naik menuju posisi R1 dan juga R2. Namun jika berbalik arah, pair akan turun ke posisi pivot sebelum meluncur ke posisi S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 0.7727 | 0.7687 | 0.7663 | 0.7623 | 0.7599 | 0.7560 | 0.7535 |
| Buy Avg | 0.7660 | Sell Avg | 0.7603 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



