(Vibiznews – Forex) – Pair AUDUSD pada sesi Asia Senin (19/4/2021) bergerak negatif melanjutkan tekanan sesi akhir pekan lalu yang turun dari posisi tertinggi 3 pekan. Pair kini mendekati posisi support kuat hariannya disaat posisi dolar AS berusaha rebound dari terendah 1 bulan.
Dari posisi imbal hasil obligasi lokal 10 tahun turun ke posisi terendah 3 minggu di 1.692% sementara yield obligasi AS 10-tahun memperpanjang posisi terendah 5 minggu di 1.569%. Pekan lalu data ekonomi AS sangat kuat dan berpotensi mengangkat dolar AS pekan ini.
Dari pasar komoditas posisi aussie mendapat tekanan dari retreatnya harga komoditas logam termasuk komoditas unggulan yaitu tembaga yang 4 pekan berturut cetak gain yang kuat. Demikian juga harga minyak mentah dibuka lebih rendah pagi ini setelah retreat selama 4 hari berturut pekan lalu.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya berusaha rebound di pasar uang Asia setelah tertekan sesi sebelumnya. Dolar AS berusaha bangakit dari posisi terendah 1 bulan oleh rebound yield obligasi AS dari terendah 5 pekan.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD melemah, pair yang kini berada pada posisi 0.7714 bergerak turun ke posisi S2 hingga S3. Namun jika berbalik arah, pair akan naik kembali menuju 0,7754 sebelum ke posisi R1 dan juga R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 0.7787 | 0.7773 | 0.7752 | 0.7738 | 0.7717 | 0.7702 | 0.7684 |
| Buy Avg | 0.7740 | Sell Avg | 0.7700 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



