(Vibiznews-Forex) – Pair AUDUSD perdagangan sesi Eropa hari Senin (19/4/2021) sedang bergerak bullish kuat menembus resisten lemahnya di posisi tertinggi 1 bulan. Pair sempat melemah ke support kuat pada sesi Asia sebelum kemudian melompat tinggi oleh anjloknya dolar AS. Sentimen positif bagi aussie juga datang dari anjloknya yield obligasi lokal, laporan lonjakan penjualan rumah dan pergerakan harga komoditas.
Imbal hasil obligasi lokal 10-tahun turun menjadi 1,676% sementara itu yield obligasi benchmark AS 10-tahun mendekati posisi terendah 5 minggu di 1,564% karena pembangunan perumahan AS naik ke level tertinggi sejak 2006. Kemudian sentimen untuk Aussie semakin terangkat ketika perjalanan bebas karantina antara Australia dan Selandia Baru dimulai.
Dari laporan ekonomi terakhir, menunjukkan bahwa penjualan rumah baru melonjak 90,3% di bulan Maret, sementara data pengangguran berada di level terendah 12 bulan di 5,6% yang dilaporkan minggu lalu. Kemudian di pasar komoditas, harga tembaga yang merupakan komoditas unggulan melonjak 2% lebih melanjutkan rally pekan lalu.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya sedang merosot di pasar uang Eropa setelah turun di sesi global sebelumnya; tergelincir ke 7 minggu terendahnya oleh turunnya yields US Treasury setelah pernyataan the Fed tingkat inflasi AS masih wajar.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD menguat, dan kini pair berada di posisi 0.7783 yang mendaki ke posisi resisten tambahan di 0.7788 – 0.7810. Namun jika terjadi pergerakan sebaliknya, turun kembali ke 0.7705 sebelum meluncur ke support lemah di 0.7702 – 0.7677.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



