(Vibiznews-Index) – Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) perdagangan sebelumnya ditutup turun 49,04 poin atau 1,52% menjadi 3.171,66. Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka anjlok 7,85 poin atau 1,81% ke posisi 426.75, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 433.47 dan sempat turun ke posisi terendah di 425.93.
Tekanan profit taking terjadi karena melonjaknya tingkat infeksi virus corona terus mengancam pemulihan domestik karena KDCA melaporkan 731 kasus baru, meningkat tajam dari 549 kasus pada hari Selasa. Otoritas kesehatan juga berjuang untuk mempercepat vaksinasi di seluruh negeri, sambil berusaha untuk mendapatkan pasokan vaksin.

Sebagai penggerak pasar hari ini yaitu kekuatan bursa saham Wall Street bangkit dengan ketiga indeks utamanya melonjak dari tekanan selama 2 sesi berturut. Namun harga minyak mentah kembali melemah dan anjlok ke level terendah dalam seminggu karena laporan peningkatan pasokan minyak mentah AS oleh EIA.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Kospi200 menguat, awal sesi akan turun ke posisi 426.00 dan jika tembus meluncur ke posisi S1 hingga S3. Namun jika berbalik arah, indeks akan naik menuju posisi 431,10 dan jika tembus akan lanjut ke R1 hingga R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 439.04 | 436.25 | 431.50 | 428.70 | 423.96 | 421.17 | 416.42 |
| Buy Avg | 431.33 | Sell Avg | 429.80 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



