(Vibiznews – Forex) – Pair AUDUSD pada sesi Asia Jumat (30/4/2021) bergerak bullish mendekati resisten kuat hariannya sebagai kurs berisiko yang merespon pergerakan kuat bursa saham Wall Street semalam. Kurs aussie berusaha naik kembali ke posisi tertinggi 5 pekan di tengah kenaikan imbal hasil obligasi AS 10-tahun yang untungkan dolar.
Untuk perdagangan selanjutnya aussie akan merespon data PMI manufaktur dan non manufaktur Cina yang berpengaruh terhadap fundamental ekonomi Australia. Data tersebut diperkirakan menunjukkan data yang kuat.
Kekuatan aussie juga di-support oleh pergerakan kuat di pasar komoditas, dimana komoditas unggulan aussie seperti harga tembaga dan bijih besi masih bergerak positif dan berada di kisaran tertinggi 1 dekade lebih.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya bergerak terbatas di pasar uang Asia setelah rebound dari posisi terendah 2 bulan sebelumnya. Kekuatan dolar AS di-support oleh pergerakan naik yield obligasi AS 10-tahun ke posisi tertinggi 2 pekan di 1,65%.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD menguat, pair yang kini berada pada posisi 0.7783 sedang melaju ke posisi R1 dan juga R2. Namun jika berbalik arah akan bergerak turun ke posisi 0.7750 sebelum mencapai S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 0.7872 | 0.7845 | 0.7805 | 0.7777 | 0.7737 | 0.7710 | 0.7670 |
| Buy Avg | 0.7790 | Sell Avg | 0.7750 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



