Gain Wall Street Awal Pekan Di-support Lonjakan Saham Emas dan Energi

463
wall street
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Indeks) – Mengawali perdagangan saham pekan ini, bursa Amerika akhiri sesi yang berakhir Selasa dinihari WIB (4/5/2021) dengan keuntungan terbatas. Hanya indeks Nasdaq yang bertahan di zona merahnya setelah akhir pekan lalu terkoreksi dari posisi mendekati rekor.

Indeks Nasdaq turun 67,56 poin atau 0,5 persen menjadi 13.895,12, indeks Dow Jones naik 238,38 poin atau 0,7 persen menjadi 34.113,23 dan indeks S&P 500 naik 11,49 poin atau 0,3 persen menjadi 4.192,66. Sentimen positif di Wall Street di kontribusi oleh laporan pendapatan kuartalan yang optimis.

Kekuatan saham juga bertambah setelah  Gubernur New York  mengumumkan pembatasan sebagian besar bisnis di New York, New Jersey dan Connecticut akan dicabut mulai tanggal 19 Mei. Kemudian  Gubernur Florida Ron DeSantis menandatangani perintah eksekutif yang segera menangguhkan semua mandat darurat COVID-19 lokal di Negara Bagian Sunshine.

Gain saham dibatasi oleh  laporan dari Institute for Supply Management yang menunjukkan perlambatan tak terduga dalam laju pertumbuhan aktivitas manufaktur AS. Data ISM  PMI Manufaktur  turun ke 60,7 pada April setelah melompat ke level tertinggi lebih dari 37 tahun di 64,7 pada Maret.

Silahkan klik jika ingin join Telegram Vibiznews

Secara sektoral, penguatan saham di pimpin oleh saham emas dengan  lonjakan 4,8 persen oleh NYSE Arca Gold Bugs Index. Kemudian disusul oleh saham energi dengan  Philadelphia Oil Service Index melonjak 4,5 persen, sedangkan NYSE Arca Oil Index dan NYSE Arca Natural Gas Index masing-masing melonjak 2,9 persen dan 2,1 persen.

Saham baja, perumahan dan transportasi juga menunjukkan kekuatan yang cukup besar, namun pergerakan sebaliknya terjadi pada  saham semikonduktor yang membebani Nasdaq  Indeks Semikonduktor Philadelphia turun 1,2 persen.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here