(Vibiznews-Forex) – Di tengah perdagangan forex sesi Eropa hari Kamis (6/5/2021) posisi euro dalam pair EURUSD bergerak bullish kuat hingga menembus posisi resisten lemahnya setelah 2 sesi berturut tertekan hingga ke posisi terendah 2 pekan. Pair mendapat kekuatan dari pelemahan dolar AS serta rilis data ekonomi yang optimis.
Data pesanan baru untuk barang-barang manufaktur Jerman melonjak 3,0 persen bulan ke bulan di bulan Maret 2021, menyusul pertumbuhan 1,4 persen di bulan Februari dan lebih tinggi dari konsensus pasar untuk kenaikan 1,7 persen. Ini merupakan peningkatan terbesar dalam pesanan baru sejak Oktober lalu.
Kemudian terdapat data penjualan ritel zona euro naik 2,7% di bulan Maret, yang berkurang dari lonjakan 4,2% pada Februari namun mengalahkan ekspektasi pasar untuk pertumbuhan 1,5%.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya, dollar menurun di pasar uang Eropa setelah melemah tipis di sesi global sebelumnya; meninggalkan posisi 2 minggu tertingginya di tengah pasar mencermati rilis tenaga kerja AS (NFP) untuk prospek kebijakan the Fed berikutnya.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair EURUSD rebound, pair kini berada di posisi 1.1996 yang berusaha mendaki ke posisi 1.2026 sebelum capai resisten kuatnya di 1.2050 – 1.2084. Namun jika berbalik arah akan tertekan ke posisi 1.1980 sebelum meluncur ke support kuatnya di 1.1985 – 1.1960.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



