(Vibiznews-Forex) – Di tengah perdagangan forex sesi Eropa hari Senin (17/5/2021) posisi euro dalam pair EURUSD bergerak rally melanjutkan gain pekan lalu di tengah tekanan perdagangan aset risiko yang berpotensi mengangkat dolar AS. Pair naik mendekati level tertinggi dua bulan didukung oleh optimisme tentang pemulihan ekonomi Eropa yang dibantu oleh upaya pembukaan kembali lockdown di beberapa negara.
Di Perancis dan Austria, bisnis yang tidak penting akan diizinkan untuk dibuka kembali mulai tanggal 19 Mei, meskipun batasan tertentu masih diberlakukan. Minggu lalu, Komisi Eropa merevisi ke atas perkiraan PDB untuk 2021 dan 2022, dengan mengatakan bahwa semua Negara Anggota akan melihat ekonomi mereka kembali ke tingkat sebelum krisis pada akhir 2022.
Pada hari Rabu, Komisi Eropa merevisi ke atas perkiraan PDB untuk 2021 dan 2022, dengan mengatakan pertumbuhan akan didorong oleh konsumsi dan investasi swasta, serta meningkatnya permintaan untuk ekspor UE dari penguatan ekonomi global.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya sedang menurun di pasar uang Eropa melanjutkan pelemahan 2 sesi sebelumnya. Dolar AS tertekan oleh anjloknya posisi yield obligasi AS 10-tahun selama 3 hari berturut.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair EURUSD menguat, pair kini berada di posisi 1.2150 yang sedang terkoreksi ke posisi 1.2125 dan jika tembus meluncur ke support kuatnya di 1.2089 – 1.2050. Namun jika menguat kembali akan mendaki ke posisi 1.2167 sebelum mencapai resisten kuatnya di 1.2174 – 1.2200.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



