(Vibiznews – Forex) – Pair AUDUSD pada sesi Asia Rabu (19/5/2021) bergerak bearish mendekati posisi support hariannya setelah sempat dibuka lebih tinggi dari penutupan kuat sebelumnya. Pair melemah oleh kuatnya perdagangan safe haven yang menguntungkan posisi dolar AS sekalipun posisi indeks masih melemah dan tekanan harga pasar komoditas.
Aussie mendapat tekanan dari rilis data Indeks Sentimen Konsumen Westpac-Melbourne Institute yang turun 4,7% bulan ke bulan menjadi 113,1 pada Mei 2021 dari sebelumnya di posisi tertinggi sebelas tahun 118,8 pada bulan April, karena beberapa kekecewaan dalam anggaran federal yang mencakup beberapa langkah tak terduga yang signifikan.
Dari pasar komoditas terpantau harga tembaga dan bijih besi yang pekan lalu berada di posisi harga tertinggi sepanjang masa alami koreksi harga, demikian juga harga minyak mentah turun dari posisi tertinggi 10 pekan sebelumnya.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya bergerak lemah di pasar uang Asia setelah melemah 4 hari di sesi global sebelumnya; tertekan di posisi terendah 11 minggu oleh ekspektasi pasar akan berlanjutnya kebijakan suku bunga rendah menjelang rilis minutes pertemuan the Fed terakhir.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD melemah, pair yang kini berada pada posisi 0.7790 sedang turun ke posisi 0.7775 sebelumn meluncur ke S1 hingga S2. Namun jika berbalik arah akan naik kembali ke posisi 0.7796 sebelum mencapai posisi R1 dan juga R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 0.7868 | 0.7840 | 0.7814 | 0.7787 | 0.7760 | 0.7733 | 0.7707 |
| Buy Avg | 0.7804 | Sell Avg | 0.7760 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



