Bursa Eropa Bergerak Datar Mencermati Prospek Inflasi

514
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Index) Bursa Saham Eropa bergerak datar pada Rabu (26/05), dengan terus memantau prospek inflasi setelah pembuat kebijakan bank sentral mengulangi sikap kebijakan moneter yang dovish.

Indeks Stoxx 600 Eropa melayang di sekitar garis datar selama perdagangan sore hari, dengan saham perjalanan dan rekreasi bertambah 0,7% sementara bank turun 1,9%.

Indeks FTSE turun -0,37%. Indeks DAX melemah -0,16%. Indeks CAC turun tipis -0,08%.

Saham berjangka AS juga naik dengan hati-hati di awal perdagangan pra-pasar pada hari Rabu setelah reli pasar terhenti pada hari Selasa, dengan indeks utama mengakhiri sesi sedikit lebih rendah.

Investor menunggu pidato dari Wakil Ketua Federal Reserve Randal Quarles pada hari Rabu karena beberapa kekhawatiran seputar inflasi dan potensi penurunan terus berlanjut.

Pada hari Selasa, Wakil Ketua Fed Richard Clarida mengatakan bank sentral akan mampu mengelola lonjakan inflasi tanpa mengganggu pemulihan ekonomi negara, sementara Presiden Federal Reserve San Francisco Mary Daly mengatakan bahwa pemulihan sejauh ini menggembirakan, itu adalah terlalu dini untuk memperketat kebijakan.

Pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa juga mengindikasikan bahwa percakapan tentang pengurangan pembelian obligasi darurat mungkin terlalu dini pada tahap ini.

Pendapatan di Eropa berasal dari Marks & Spencer dan British Land sementara HelloFresh mengadakan rapat umum tahunan.

Saham Marks & Spencer naik 7,3% pada perdagangan sore, meskipun pengecer Inggris ini melaporkan penurunan laba tahunan 88% karena beberapa penguncian di Inggris menghancurkan penjualan pakaian.

Perusahaan IT Inggris Softcat naik 5% setelah memproyeksikan hasil setahun penuh di depan ekspektasi.

Saham British Land turun 3,1% setelah perusahaan properti komersial membukukan kerugian tahunan ketiga berturut-turut, dengan pandemi menghantam kantor dan penilaian portofolio ritel.

Di bagian bawah indeks blue chip Eropa, perusahaan layanan kualitas dan keamanan Inggris, Intertek, turun 5% setelah laporan pendapatannya, meskipun memproyeksikan bahwa perusahaan itu berada di jalur yang tepat untuk mencapai target pendapatan 2021.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Eropa akan bergerak datar dan cenderung mixed dengan masih mencermati prospek inflasi dengan kehati-hatian, juga memantau pidato dari para pejabat bank sentral, apakah masih memberikan kekhawatiran inflasi atau ada yang dapat memberikan harapan pemulihan ekonomi.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here