Bursa Wall Street Mixed, Dow Jones Menguat Sendiri

616
wall street

Bursa Wall Street Usai Libur Nyaris Flat, Dow Jones Menguat Sendiri(Vibiznews – Indeks) –  Bursa saham Amerika nyaris ditutup flat pada perdagangan yang berakhir Rabu dinihari WIB (2/6/2021) setelah libur sesi sebelumnya oleh Memorial Day. Hanya Dow Jones yang bertahan di zona positif dan naik ke posisi tertinggi 3 pekan, sedangkan indeks S&P500 dan  Nasdaq terkoreksi dari posisi tertinggi 2 pekan.

Indeks Dow Jones mengakhiri sesi dengan naik hanya 45,86 poin atau 0,1 persen pada 34.575,31. Sementara itu, indeks Nasdaq tergelincir 12,26 poin atau 0,1 persen menjadi 13.736,48 dan indeks S&P 500 turun tipis 2,07 poin atau 0,1 persen menjadi 4.202,04. Penguatan awal di Wall Street  karena data manufaktur yang optimis dari luar negeri menambah optimisme tentang prospek ekonomi global.

Data  aktivitas manufaktur China berkembang pada kecepatan yang lebih cepat di bulan Mei, sementara aktivitas manufaktur zona euro berkembang pada rekor kecepatan di bulan Mei. Kemudian Institute for Supply Management juga merilis laporan yang menunjukkan aktivitas manufaktur di AS berkembang sedikit lebih cepat di bulan Mei. PMI Manufaktur  naik tipis ke 61,2 di bulan Mei dari 60,7 di bulan April.

Namun, minat beli saham berkurang tak lama kemudian  karena   ketidakpastian tentang inflasi dan prospek kebijakan moneter The Fed. Selain itu pasar juga sedang fokus menanti data kinerja sektor pekerjaan yang akan dirilis akhir pekan.

Silahkan klik jika ingin join Telegram Vibiznews

Secara sektoral bergerak mixed dengan penguatan dipimpin oleh sektor energi dengan  Philadelphia Oil Service Index melonjak 4,7 persen, NYSE Arca Natural Gas Index melonjak 4,3 persen dan NYSE Arca Oil Index melonjak 4,1 persen. Saham baja juga mencetak  kekuatan yang signifikan dengan NYSE Arca Steel Index melonjak 3,6 persen.

Selain itu ada saham perangkat keras komputer, maskapai penerbangan dan saham real estat komersial  menunjukkan kinerja yang kuat pada hari itu, sementara itu saham teknologi dan farmasi menunjukkan pergerakan yang signifikan ke sisi negatif.

 

 

 

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here