(Vibiznews-Index) – Indeks Hang Seng perdagangan sebelumnya ditutup turun 203,60 poin atau 0,71% lebih rendah menjadi 28.638,53. Demikian untuk indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir turun 0,76% menjadi 10.668,93. Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan April 2021 bergerak positif dengan naik 297 poin atau 1,03% ke posisi 28509.
Indeks Hang Seng tertekan ke posisi terendah 3 pekan mengikuti pelemahan bursa saham Cina daratan karena ketegangan negara Barat dan Cina. Ketegangan antara Barat dan Beijing semakin dalam setelah para pemimpin G7 menegur China atas hak asasi manusia di wilayah Xinjiang yang berpenduduk mayoritas Muslim, menyerukan Hong Kong untuk menjaga otonomi tingkat tinggi dan menggarisbawahi pentingnya perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan – semua masalah yang sangat sensitif bagi Beijing. China mengecam pernyataan bersama negara G7 tersebut.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street retreat dari posisi rekor tertinggi merespon laporan penjualan ritel AS bulan Mei turun. Namun untuk harga minyak mentah lanjut rally di posisi tertinggi 2 tahun oleh prospek permintaan yang lebih kuat karena percepatan vaksinasi COVID-19 di AS dan Eropa.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center, indeks Hang Seng berjangka akan melemah. Dan awal sesi akan turun ke posisi 28400, jika tembus meluncur ke S1 hingga S2. Namun jika kemudian bergerak sebaliknya pair akan naik ke posisi 28710, dan jika tembus akan ke lanjut ke R1 hingga R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 29420 | 29175 | 28842 | 28597 | 28264 | 28020 | 27686 |
| Buy Avg | 28810 | Sell Avg | 28380 |



