(Vibiznews – Indeks) – Aksi beli saham investor global di bursa Amerika berlanjut pada perdagangan yang berakhir Rabu dinihari WIB (23/6/2021), membuat ketiga indeks utamanya memperpanjang posisi penguatan sebelumnya. Nasdaq berhasil capai rekor tertinggi sepanjang masa, Dow Jones dan S&P500 naik ke posisi tertinggi sepekan.
Indeks Dow Jones naik 68,61 poin atau 0,2 persen menjadi 33.945,58, indeks Nasdaq naik 111,79 poin atau 0,8 persen menjadi 14.253,27 dan indeks S&P 500 naik 21,65 poin atau 0,5 persen menjadi 4.284.44. Kekuatan saham yang muncul di bursa Wall Street semalam sebagian disebabkan oleh rebound yang signifikan oleh nilai bitcoin setelah cryptocurrency jatuh di bawah $30.000 pada hari sebelumnya.
Sentimen investor semakin bertambah merespon pidato Presiden Fed Jerome Powell di hadapan Kongres AS, bahwa Fed hanya ingin memberi sinyal bahwa pihaknya siap menghadapi inflasi tanpa mengambil langkah apa pun untuk menarik kembali stimulus era krisisnya. Powell juga mengatakan bahwa lonjakan inflasi baru-baru ini ke level tertinggi 13 tahun sementara dan bahwa bank sentral akan terus mendukung perekonomian.

Dari laporan ekonomi AS, National Association of Realtors merilis laporan yang menunjukkan penjualan rumah yang ada menurun pada bulan Mei. Existing home sales turun 0,9 persen ke tingkat tahunan 5,80 juta di bulan Mei setelah turun 2,7 persen ke tingkat 5,85 juta di bulan April, lebih rendah dari perkiraan merosot sebesar 2,2 persen ke tingkat 5,72 juta.
Secara sektoral, penguatan indeks dipimpin oleh saham ritel yang mendorong Indeks Ritel Dow Jones AS naik 1,4 persen ke level penutupan terbaiknya dalam hampir dua bulan. Kemudian disusul oleh saham perangkat lunak dengan Dow Jones U.S. Software Index menguat 1,1 persen. Namun terdapat pergerakan sebaliknya pada beberapa saham maskapai penerbangan.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



