(Vibiznews – Indeks) – Penguatan harga saham di bursa Korea Selatan berlanjut pada perdagangan hari Rabu (23/6/2021) hingga mendorong indeks Kospi naik ke posisi tertinggi dalam sepekan. Sentimen investor masih diperkuat oleh meredanya kekhawatiran pengetatan kebijakan moneter Federal Reserve yang lebih cepat dari perkiraan.
Harga saham menguat merespon dari jaminan Ketua Fed Jerome Powell bahwa tingkat inflasi baru-baru ini telah tumbuh lebih cepat dari yang diharapkan tetapi kemungkinan akan stabil di kemudian hari. Pernyataan bosnya The Fed membantu menstabilkan imbal hasil Treasury AS dan memicu lonjakan saham teknologi di Wall Street, yang juga menaikkan kapitalisasi besar di bursa Korsel.
Sentimen dibayangi oleh laporan kenaikan kasus covid-19, dimana KDCA melaporkan 645 kasus COVID-19 Selasa, melonjak ke level tertinggi 2 minggu karena varian Delta yang lebih menular.

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) ditutup naik 12,31 poin atau 0,38 persen menjadi 3.276,19. Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka menguat 2,31 poin atau 0,53% ke posisi 436.73, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 437.37 dan sempat turun ke posisi terendah di 434.62.
Saham pemimpin pasar Samsung Electronics naik tipis 0,12 persen, saham SK hynix naik 1,64 persen, saham portal internet Naver melonjak 8,31 persen ke rekor tertinggi , saham Kakao melonjak 6,6 persen ke rekor tertinggi sepanjang masa, saham Samsung Biologics naik 1,3 persen dan saham Hyundai Motor naik 0,62 persen.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



