(Vibiznews-Forex) – Posisi poundsterling dalam pair GBPUSD perdagangan forex sesi Eropa hari Kamis (24/6/2021) masih melaju melanjutkan rally 3 sesi berturut sebelumnya. Poundsterling terus menguat terhadap dolar AS menanti pengumuman kebijakan moneter terbaru bank sentral Inggris (BoE).
Bank of England diperkirakan masih akan pertahankan suku bunga pada level rekor terendah dan tetap terbagi atas apakah akan mengurangi program pembelian obligasi. Investor berharap bahwa bank sentral akan mulai menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang diharapkan, setelah inflasi mencapai level tertinggi di bulan Mei dalam hampir dua tahun.
Selain itu harapan pemulihan ekonomi Inggris yang kuat mempengaruhi laju poundsterling, didukung oleh berita bahwa Inggris kemungkinan akan mencabut pembatasan pertemuan sosial seperti yang direncanakan pada 19 Juli, meskipun kasus virus corona meningkat. Selain itu, pemerintah Inggris akan mengumumkan pembatasan perjalanan yang lebih longgar bagi orang-orang yang telah divaksinasi lengkap.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya sedang terkoreksi di pasar Eropa setelah rebound sesi global sebelumnya; sempat menanjak setelah the Fed memberikan signal mixed tentang kemungkinan kenaikan suku bunga lebih cepat di 2022.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair GBPUSD menguat, dan kini pair berada di posisi 1.3975 yang sedang mendaki ke posisi 1.3990 sebelum naik ke resisten kuat di 1.4004 – 1.4045. Namun jika pair melemah, akan meluncur ke posisi 1.3940 sebelum turun ke support kuatnya di 1.3923 – 1.3886.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



