(Vibiznews-Index) – Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) perdagangan akhir pekan lalu ditutup naik 16,74 poin atau 0,51 persen pada 3302,84. Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka menguat 2,02 poin atau 0,45% ke posisi 440.40, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 442.31 dan sempat turun ke posisi terendah di 438.75.
Indeks Kospi rally 4 sesi berturut mengikuti trend kenaikan saham di bursa saham Wall Street oleh harapan pemulihan ekonomi yang cepat dan paket stimulus besar-besaran AS. Optimisme untuk rebound ekonomi global memuncak setelah kesepakatan infrastruktur Senat bipartisan dengan Presiden AS
Sebagai penggerak pasar hari ini, pekan lalu bursa saham Wall Street berhasil cetak penguatan mingguan terbesar dalam 4 bulan merespon keyakinan bahwa The Fed tidak akan terburu-buru menaikkan suku bunga serta rencana stimulus infrastruktur AS.
Demikian dengan pergerakan harga minyak mentah global yang mencetak penguatan 5 pekan berturut dengan harga di posisi tertinggi sejak Oktober 2018 oleh ekspektasi meningkatnya demand serta pasokan yang terkendali.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Kospi200 melemah, awal sesi akan akan naik ke posisi 441.70 dan jika tembus akan lanjut ke R1 hingga R2. Namun jika kemudian bergerak sebaliknya, indeks turun menuju posisi 439,10 sebelum meluncur ke posisi S2 hingga S3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 445.78 | 444.04 | 442.22 | 440.48 | 438.66 | 436.92 | 435.10 |
| Buy Avg | 441.98 | Sell Avg | 438.95 |



