(Vibiznews-Index) – Indeks spot Nikkei perdagangan sebelumnya ditutup turun 185,09 poin atau 0,64% menjadi 28598,19. Demikian untuk indeks Topix turun 0,37% menjadi 1.948,99. Untuk indeks Nikkei berjangka bulan September 2021 bergerak negatif dengan turun 190 poin atau 0,56% ke posisi 28760.
Indeks Nikkei turun ke posisi terendah 2 pekan oleh anjloknya sektor paling sensitif terhadap ekonomi global di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang varian Delta COVID-19. Kasus virus corona di Tokyo telah meningkat selama dua minggu terakhir, mencapai level tertinggi dalam lima minggu dan meningkatkan kekhawatiran bahwa pemerintah akan mengumumkan keadaan darurat ketiga tahun ini.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street awal pekan libur namun indeks berjangka S&P500 mendaki ke posisi rekor barunya oleh kuatnya sentimen perdagangan aset risiko. Demikian harga minyak mentah memperpanjang posisi tertinggi sejak 2018 menyusul berita bahwa OPEC+ telah menunda sekali lagi pertemuan Menteri tentang kebijakan produksi minyak.
Kemudian rilis data ekonomi terkini, pendapatan tunai rata-rata di Jepang naik 1,9 persen di Mei 2021, ini adalah bulan ketiga berturut-turut peningkatan pertumbuhan upah dan laju paling curam sejak Juni 2018. Demikian pengeluaran rumah tangga di Jepang naik 11,6% di Mei 2021, setelah naik 13% di bulan April, ini adalah kenaikan konsumsi pribadi selama tiga bulan berturut-turut.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Nikkei berjangka hari ini menguat. Dan awal sesi akan naik ke posisi 28720, jika tembus naik ke posisi R1 hingga R2. Namun jika kemudian berbalik arah akan turun hingga ke posisi 28560 dan jika tembus meluncur ke S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 29032 | 28900 | 28763 | 28631 | 28494 | 28362 | 28225 |
| Buy Avg | 28740 | Sell Avg | 28540 |




