(Vibiznews-Index) – Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) perdagangan sebelumnya ditutup menguat 11,43 poin atau 0,35% menjadi 3.293,21. Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka menguat 1,66 poin atau 0,38% ke posisi 437.66, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 438.92 dan sempat turun ke posisi terendah di 436.53.
Indeks Kospi rebound karena sentimen dibantu oleh laporan pekerjaan AS yang optimis di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga yang lebih lambat dari perkiraan pada sedikit kenaikan tingkat pengangguran. Sementara itu, KDCA melaporkan 711 kasus baru COVID-19 pada mendekati level tertinggi 6 bulan terakhir dengan kasus terbanyak di Seoul, pemerintah menyerukan pengendalian di tengah kekhawatiran atas varian Delta covid-19.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street awal pekan libur namun indeks berjangka S&P500 mendaki ke posisi rekor barunya oleh kuatnya sentimen perdagangan aset risiko. Demikian harga minyak mentah memperpanjang posisi tertinggi sejak 2018 menyusul berita bahwa OPEC+ telah menunda sekali lagi pertemuan Menteri tentang kebijakan produksi minyak.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Kospi200 menguat, awal sesi dapat naik ke posisi 439.60 dan jika tembus akan lanjut ke R2 hingga R3. Namun jika kemudian terkoreksi, indeks turun menuju posisi 436,98 dan jika tembus meluncur ke posisi S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 441.26 | 440.10 | 438.87 | 437.70 | 436.48 | 435.32 | 434.08 |
| Buy Avg | 439.70 | Sell Avg | 436.65 |



