(Vibiznews – Forex) – Pair USDJPY pada sesi Asia hari Senin (12/7/2021) bergerak kuat mendekati posisi resisten kuat hariannya oleh minat investor kepada perdagangan aset risiko. Yen Jepang melemah lanjutan terhadap dolar AS oleh tekanan terhadap fundamentalnya.
Kasus baru terinfeksi covid di Tokyo bertambah 950 pada hari Sabtu (10/7/2021), dan secara keseluruhan Jepang menambah 2463 kasus baru terinfeksi hari Minggu (11/7/2021). Pekan lalu pemerintah Jepang mengumumkan keadaan darurat keempat untuk Tokyo dan penyelenggara Olimpiade akan melarang semua penonton dari Olimpiade, yang dijadwalkan berlangsung dari 23 Juli hingga 8 Agustus.
Dolar AS melemah 2 sesi berturut sebelumnya oleh minat perdagangan aset risiko yang meningkat dan anjloknya posisi yield obligasi untuk tenor 10-tahun.
Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya bergerak kuat di pasar uang Asia setelah melemah 2 sesi global sebelumnya. Namun kekuatan ini diperkirakan sementara dikarenakan kuatnya sentimen perdagangan aset risiko.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY bergerak lemah, pair yang berada di posisi 110.23 bergerak turun ke posisi 109.55 sebelum meluncur ke S1 dan S2. Namun jika berbalik arah, pair akan naik menuju 110.28 dan jika tembus lanjut ke posisi R1 dan juga R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 110.89 | 110.57 | 110.33 | 110.02 | 109.78 | 109.46 | 109.22 |
| Buy Avg | 110.33 | Sell Avg | 109.88 |



