(Vibiznews – Forex) – Pair USDJPY pada sesi Asia hari Senin (19/7/2021) bergerak bearish mendekati support kuat hariannya di tengah lemahnya minat perdagangan aset risiko. Yen menguat terhadap dolar AS oleh anjloknya yield obligasi AS jangka panjang serta optimisme pemulihan ekonomi Jepang.
Berita dari Jepang, Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda mengatakan bahwa ekonomi Jepang perlahan akan pulih karena dampak dari pandemi mereda dan proses vaksinasi covid-19 berlangsung.
Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya masih berusaha bergerak kuat di pasar uang Asia setelah gain 2 sesi global berturut sebelumnya. Dolar AS terangkat sebagai aset safe haven di tengah meningkatnya kasus virus corona, selain itu data ekonomi AS yang optimis, termasuk kenaikan tak terduga dalam penjualan ritel di bulan Juni, memberikan optimisme lebih lanjut.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY bergerak lemah, pair yang berada di posisi 109.91 akan turun ke 109.85 sebelum ke S1 dan S2. Namun jika berbalik arah, pair bergerak naik menuju 110.17 dan jika tembus lanjut ke posisi R1 dan juga R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 110.97 | 110.66 | 110.37 | 110.05 | 109.76 | 109.44 | 109.15 |
| Buy Avg | 110.26 | Sell Avg | 109.76 |



