(Vibiznews-Index) – Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) perdagangan sebelumnya ditutup merosot 32,87 poin atau 1% pada 3.244,04. Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka anjlok 4,93 poin atau 1,14% ke posisi 429.89, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 432.25 dan sempat turun ke posisi terendah di 428.94.
Indeks Kospi tertekan oleh anjloknya saham kapital besar sektor teknologi dengan sentimen investor mengikuti bursa global yang sedang melemah. Sentimen investor khawatirkan kondisi pertumbuhan ekonomi global mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan oleh meningkatnya kasus covid-19 khususnya penyebaran varian Delta yang sangat menular.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street awal pekan lalu ditutup melemah cukup signifikan dengan semua indeks utama turun ke posisi terendah sepekan oleh lonjakan kasus covid-19 secara global. Demikian harga minyak mentah anjlok 8% lebih ke posisi terendah 2 bulan karena OPEC+ setuju untuk meningkatkan produksinya dan varian delta Covid menyuramkan prospek pemulihan permintaan bahan bakar.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Kospi200 menguat, awal sesi dapat turun menuju posisi 425,90 dan jika tembus meluncur ke posisi S3. Namun jika bergerak positif, indeks naik ke posisi 430.86 dan jika tembus akan lanjut ke R1 hingga R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 435.10 | 433.07 | 431.78 | 430.36 | 428.47 | 427.05 | 425.16 |
| Buy Avg | 431.40 | Sell Avg | 425.74 |



