(Vibiznews-Index) – Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) perdagangan sebelumnya ditutup turun 16,79 poin atau 0,52% ke level 3.215,91. Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka anjlok 2,55 poin atau 0,60% ke posisi 426.00, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 431.29 dan sempat turun ke posisi terendah di 425.82.
Indeks Kospi berakhir lebih rendah untuk sesi keempat berturut-turut karena kekhawatiran bahwa lonjakan kasus virus corona dapat menghambat pemulihan ekonomi global melebihi sentimen positif dari data perdagangan yang optimis. Ekspor Korea Selatan dalam 20 hari pertama bulan Juli melonjak 32,8% menjadi $32,58 miliar dari tahun sebelumnya, tetapi itu gagal mengimbangi kekhawatiran akan lonjakan kasus covid-19.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street kembali mencetak gain dengan semua indeks utama mendaki ke posisi tertinggi sepekan oleh laporan kuartalan yang optimis. Demikian harga minyak mentah naik lebih dari 4% dari posisi terendah dua bulan karena minat perdagangan risiko meningkat meskipun ada peningkatan tak terduga dalam stok minyak mentah AS.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Kospi200 menguat, awal sesi dapat naik ke posisi 429.07 dan jika tembus akan lanjut ke R1 hingga R2. Namun jika bergerak sebaliknya, indeks akan turun menuju posisi 426,32 dan jika tembus meluncur ke posisi S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 435.05 | 433.17 | 429.58 | 427.70 | 424.11 | 422.23 | 418.64 |
| Buy Avg | 429.20 | Sell Avg | 425.30 |



