(Vibiznews – Forex) – Pair USDJPY pada sesi Asia hari Kamis (29/7/2021) sedang bergerak bearish di area support setelah rebound sesi global sebelumnya. Yen rebound terhadap dolar AS oleh anjloknya yield obligasi AS merespon pengumuman kebijakan Federal Reserve. Yen Jepang bertahan pada daya tarik safe haven karena minat perdagangan risiko meredam oleh meningkatnya kasus infeksi virus corona.
Yen mendapat tekanan sebelumnya setelah IMF memangkas perkiraan pertumbuhan PDB 2021 untuk Jepang menjadi 2,8% dari perkiraan sebelumnya sebesar 3,3%. Sementara itu, Sementara itu, Bank of Japan (BOJ) merilis Ringkasan Opini yang menyoroti risiko COVID-19 terhadap perekonomian. Tekanan ke bawah pada konsumsi kemungkinan akan meningkat karena pemulihan keadaan darurat.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya berusaha bergerak positif di pasar uang Asia setelah koreksi 3 sesi global sebelumnya. Dolar AS berusaha rebound setelah sebelumnya tertekan merespon kebijakan The Fed yang tidak mengubah kebijakan moneternya.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY bergerak lemah, pair yang berada di posisi 109.82 bergerak turun ke 109.70 dan jika tembus lanjut ke S1 dan S2. Namun jika berbalik arah, pair akan naik menuju 110.00 dan jika tembus lanjut ke posisi R1 dan juga R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 110.79 | 110.54 | 110.22 | 109.96 | 109.65 | 109.39 | 109.08 |
| Buy Avg | 110.10 | Sell Avg | 109.70 |



