(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Hong Kong kembali melemah menutup perdagangan pekan ini pada hari Jumat (27/08/2021) setelah 2 sesi berturut sebelumnya terpukul. Namun secara mingguan berhasil melonjak dari kerugian yang besar pekan lalu, yang merupakan kinerja mingguan terburuk dalam 1,5 tahun.
Hang Seng awal sesi sempat bergerak rebound, kemudian terpangkas setelah pemerintah Cina menindak apa yang digambarkan sebagai budaya penggemar selebriti yang kacau untuk perusahaan Alibaba Pictures Group hingga sahamnya anjlok 7,9%. Hal ini juga menekan saham Alibaba Group hingga anjlok 3,3%.
Penguatan awal sesi di-support oleh keuntungan saham produsen mobil yang naik setelah Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China mengadakan pertemuan untuk mendukung percepatan pengembangan kendaraan energi baru.
Indeks harian Hang Seng ditutup turun 16.25 poin atau 0.06% lebih rendah menjadi 25.407,89. Demikian untuk indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir naik 0,2% menjadi 8.957,81. Demikian indeks Hang Seng berjangka bulan Agustus 2021 bergerak positif dengan turun 93 poin atau 0,37% ke posisi 25274.
Secara sektoral bergerak mixed dengan pelemahan dipimpin oleh saham teknologi dan penguatan dipimpin oleh saham konsumer. Saham produsen mobil yang menguat seperti saham Geely Automobile Holdings dan saham BYD Co ditutup lebih tinggi masing-masing 2,6% dan 2,3%.
Selain itu saham China Evergrande Group pulih dan melonjak naik 3,3%, setelah mencapai level terendah 6 tahun di sesi sebelumnya. Untuk unit kendaraan listriknya, China Evergrande New Energy Vehicle Group melonjak 25,5%, persentase kenaikan harian terbesar sejak 25 Januari.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



